Welcome Michael Essien
Berita kedatangan Michael Essien ke Indonesia membuat heboh. Namun, beberapa media lokal sudah mengendus kabar berita tentang kedatangan Essien ke Indonesia yang akan memperkuat salah satu Klub Indonesia untuk mengarungi KOMPETISI LIGA 1 Insonesia.
Dan, tepat di hari Selasa, 14-03-2017, teka-teki kedatangan Essien ke Indonesia terjawab sudah. Michael Essien resmi memperkuat Persib Bandung untuk menghadapi LIGA 1 Indonesia dengan durasi kontrak 1 tahun.
Bertepatan dengan hari Ulang Tahun PERSIB yang ke-84, Michael Essien diperkenalkan secara resmi sebagai bagian dari pemain Persib Bandung, sebagai kado Ulang Tahun Klub yang telah berdiri pada tahun 1933 ini untuk mengarungi kompetisi LIGA 1 Indonesia musim 2017-2018, dengan durasi kontrak selama semusim.
Mendongkrak Nama Klub dan Kompetisi LIga Indonesia
Rencana awal dari pelatih Persib Bandung, Djajang Nurjaman adalah ingin mendatangkan seorang penyerang untuk menggantikan peran Sergio Van Dijk yang masih cidera atau untuk di duetkan dengan Van Dijk. Media-media lokal pun memberitakan kalau Persib Bnadung sedang mengincar pemain Bintang Dunia semacam Didier Drogba eks bintang Chelsea, Berbatov eks pemain MU.
Sebelum beredar kabar para pemain bintang dunia yang disebutkan tadi, Persib sempat mengincar Ronaldinho, namun sayangnya, Ronaldinho lebih memilih klub ketika masa Jayanya, Barcelona, untuk menjadi duta klub.
Sempat juga mengincar Xavi Heandez, namun melihat dari harga transfernya yang mencapai kisaran 40 miliar, Persib mengurungkannya. Wajar, karena harga tersebut masih terlalu besar bagi klub-klub Indonesia.
Hingga pada akhirnya, Persib secara resmi mengikat kontrak selama satu musim Michael Essien eks bintang Chelsea, Ac Milan, dan Real Madrid ini untuk memperkuat Persib Bndung di LIGA 1 Indonesia musim 2017-2018.
Nah, dengan kedatangan Essien ke Indonesia setidaknya akan mendongkrak nama klub Persib Bandung di kancah internasional. Lebih-lebih untuk kompetisi Liga Indonesia. Kemungkinan besar kedepanya, pemain-pemain kelas dunia bisa bermain di Indonesia. Dan itu sangat baik untuk persepakbolaan nasional, tentunya dengan kedatangan pemain-pemain kelas dunia, akan menaikan level kompetisi Indonesia di kancah persepakbolaan internasional.
Klub-klub kaya macam Borneo, Mitra Kukar, Persipura, kemungkinan besar kedpannya bisa melabuhkan pemain-pemain kelas dunia lainnya.
Bisnis baru dari industri Sepakbola
So, kalau kompetisi Liga Indonesia kedatangan pemain-pemain level dunia, maka kompetisi akan menjadi ramai dan nilai jualnya menjadi tinggi. Sponsor akan berdatangan, penonton akan datang ke stadion untuk melihat para pemain dunia berlaga, tentunya ini akan menambah pemasukan kas untuk klub. belum lagi penjualan jersey yang bernama pemain-pemain bintang pastinya akan manis laris dipasaran (jersey original).
Sudah Saatnya klub-klub di Indonesia menjadi profesional
Sudah saatnya klub Indonesia menjadi profesional. penjualan tiket harus dikelola dengan baik oleh klub. Jika masih ada calo yang berkeliaran, maka segera di tindak langsung. karena dari yang sudah-sudah dari tahun ke tahun, penjualan tiket kebanyakn mengalami kerugian. Padahal, dari penjualan tiket sendiri, sebuah bisa mengeruk keuntungan dan menambah pemasukan kas bagi sebuah klub. itu baru dari penjualan tiket, belum lagi penjualan Jersey Original. dengan adanya pemain-pemain top dunia, maka jersey yang bertuliskan nama-nama pemain sepakbola dunia akan laris manis di pasaran. Nah, jika jersey original (asli dari klub) akan menambah keuntungan tersendrii untuk klub. kemudian lagi ditambah, penjualan MErchandise klub dan lainnya.
Intinya, kalau klub-klub Indonesia mau mandiri dan profesional, maka sedari sekarang harus berbenah dari hal yang terkecil. sehingga kedepannya, klub-klub menjadi mandiri (tidak mengemis lagi dari bantuan pemerintah setempat). Begitu juga dengan PSSI sebagai wadah sepakbola Indonesia, harus bisa memberikan akomodasi yang baik untuk semua klub yang ada di Indonesia dari level terendah hinga level tertinggi.
Intinya PSSI dan klub-klub yang ada di Indonesia, dari level terendah hingga level tertinggi harus saling berdampingan dan saling mendukung satu sama lainnya. jika PSSI dan Klub harmonis dan terjalin camistry yang baik, maka tidak akan mustahil, Persepakbolaan Indonesia menjadi lebih baik dan kompetitif, bahkan bisa bersaing di level internasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar